Minggu, 10 Agustus 2014

Cerpen Manusia Petualang

Bukit Besak,Lahat,Sumatera Selatan

Menghadapi momen tahun baru gue bersama teman gue berencana untuk mendaki.sasaran kami adalah Bukit Besak di desa Tanjung Beringin Kec.Merapi Selatan,Kab.Lahat.banyak teman yg coba kami ajak,tapi hanya beberapa yang siap.tapi yang pasti gue dan dua teman lainnya siap.lima orang sementara bersedia hingga satu hari akhir.31 desember 2014 eleminasi alam terjadi menyisakan kami bertiga.Awal php tidak jadi karna suatu keperluan,begitu juga dengan rosa.fety sempat mundur karna sedikitnya jumlah,sinar ragu-ragu.tapi gue coba yakinin mereka dengan mengatakan dipuncak nanti pasti rame.yap!kami bertiga bersedia berangkat.start didesan ulak pandan kami bersiap menuju telatang untuk menjemput perangai.three girls one boy melangkahkan kaki.untuk keperangai kami harus menunggu taksi khusus taksi berwarna kuning.sekian lama kami menunggu,harapan tak jua bertemu.hingga akhirnya sebuah mobil truk terlihat,dengan sedikit keberanian kami bergerak menyapa memberhentikan truk.setelah negosiasi yang tidak terlalu lama akhirnya sang sopir bersedia mengantar kami ke desa tanjung beringin.berada diatas truk hal biasa bagi kami,teriak-teriak kegirangan memang menyenangkan.teman-teman gue wujudnya saja wanita,mengepal tinju jangan ditanya.fety asik foto-foto dengan samsungnya.perlu diketahui tebengan kami adalah sebuah mobil khusus orgen.jadi tidak heran jika ada biduan didalamnya.ranting-ranting pohon mengepak garang kearah kami yang selalu siap merundukkan diri,sekitar setengah jam lebih akhirnya kami tiba ditempat tujuan.kami menemui kepala desa untuk meminta izin.jalan pertama yang kami lalui adalah due jembatan gantung bersambung.air jernih surut nan deras menghiasi bagian bawahnya.asik-asik berjalan dan bernyanyi tanpa disadari kaki fety melangkah ke papan keropos.prak..! setengah kakinya telah mengayun.anehnya bukannya menolong,sinar yang berada didekatnya malah menertawakannya.hahaha..tawa sinar menggelegar.terus berjalan melewati kebun karet dengan jalan kecil dari semen kami lalui.jalan setapak itu terus berlanjut hingga kekebun kopi.kami melanjutkan perjalanan hingga selter satu menyusul tebing curam ke selter dua.kami beristirahat sejenak untuk minum dan mengisi air di pancur kecil alami.setelah tenaga cukup kami kembali melanjutkan perjalanan.tebing hampir 80 derajat itu teru kami daki dengan bantua akar-akar yang tertancap kuat.jalan licin dan rintik-rintik semakin memacu nyali pendaki kami.setelah berjuang sekuat tenaga kami berhasil mencapai sisi bukit dan duduk sejenak disana.berteriak sekeras-kerasnya hingga pantulan suara kami mengaum dimana-mana.kami melanjutkan dengan mencari pohon yang bisa dignakan untuk membuat tenda.setelah dapat kami menuju lokasi untuk menegakkan tenda kami.tidak butuh waktu lama tenda kami telah berdiri dengan kokohnya.bendera merah putih kami tegakkan diatasnya,tiga serangkai telah berjaya.jam 2 siang tepat kami sampai disana.selanjutnya kami mencoba menghidupkan api dengan kayu bakar.tanah yg lembab membuat kami semakin sulit menghidupkan api.usaha keras akhirnya menjadikan kami bisa.sinar mengawali dgn memasak nasi.tapi sayang sekali nasinya angit,mutung,terbakar dibawahnya.kami beralih dengan memasak mie instan.dengan cara yg cukup kreatif kami berhasil menikmmati makan malam.sebagai penutup kami menyedu tora bika,hangatnya.jam 11.45 kami menghidupkan kembali api,bersiap-siap membakar jagung dan lele.api menyala prosesi dimulai,disekeliling kami ada 6 tenda besar kecil bermacam warna.gue coba aktifin hp,dan sms orspes telah ada.degna senyum kecil gue mengetikan jari membalasnya.10 menit lagi pukul 00.00.dan tibak waktunya kembang api behamburan dimana-mana.karna posisi kami dipuncak kami bisa menyaksikan dgn leluasa kembang api bertebaran di kota lahat pagar aam dan perangai itu tersendiri.waw moment!!diatas bukit tidak ketinggalan hebohnya,kembang api mulai dinyalakan,dilayar hp new message masuk mengambil posisi di inbox."happy birthday sayang..happy new  year,sweet seventeen"penggalan isi sms tersebut.

ada yang pernah megang awan?ada?itu pengalaman langka bukan?.paginya pukul 08.00 awan menerpa tenda kami.moment itu kami manfaatkan dgn baik dgn mengabadikannya difoto.seolah tidur ditumpukan awan kawan!.pukul 11.00 kami bersiap pulang.kami berhenti disungai dan menikmati air segarnya.setelah itu kami menunggu taksi gratis,dan alhamdulillah dapat.kami berhenti disimpang desa negri agung.sesampainya disana kami menghampiri restoran kecil disana.kami menikmati makan siang.kerumah sinar sejenka kami pulang kerumah masing-masing.best moment banget!pengalaman yang tak terlupakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar